Beijing, 3 Februari (Xinhua) — Industri ski global sedang menyaksikan ledakan yang kuat menjelang Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, dengan diperkenalkannya pendakian gunung ski sebagai olahraga Olimpiade baru dan inovasi teknologi mutakhir dalam perlengkapannya mendorong meningkatnya antusiasme di kalangan atlet dan penggemar di seluruh dunia.
Pendakian gunung ski, yang menggabungkan ski alpine, ski lintas alam, dan pendakian menanjak, kembali ke panggung Olimpiade setelah 78 tahun dengan tiga perebutan medali—lari cepat putra, lari cepat putri, dan estafet campuran—akan berlangsung di Bormio, Italia. Atlet papan atas dari Prancis, Swiss, dan Spanyol termasuk di antara yang difavoritkan, dengan Emily Harrop dari Prancis dan Oriol Cardona Coll dari Spanyol memimpin peringkat setelah penampilan mengesankan di Kejuaraan Dunia 2025.
Inovasi teknologi juga membentuk kembali olahraga ini: Kacamata Provuu XR menggunakan layar AR untuk meningkatkan visibilitas hingga 75% saat badai salju, sementara Salomon telah meluncurkan perlengkapan performa tinggi baru termasuk boot S/Lab Shift Alpha S BOA dan ski freeride yang diperbarui untuk medan yang menantang. Perangkat bertenaga AI seperti Carv 2 juga memberikan umpan balik secara real-time kepada pemain ski, membantu meningkatkan keterampilan secara efisien.
Olimpiade Milan 2026, yang menampilkan 116 gelar Olimpiade selama 16 hari, diperkirakan akan semakin meningkatkan partisipasi dan permintaan peralatan ski global, dengan para analis mencatat integrasi teknologi dan kegembiraan acara akan menopang pertumbuhan industri ini sepanjang tahun.